Sabtu, 21 Juli 2012

Hae, Sudah Lama Kita Tidak Tanding Catur

Bukan, bukan. Ini bukan soal menantang orang bermain catur. Tapi perkara ingatan yang hampir terlupakan.

Aku pernah jago main catur. Percaya?
Gini-gini aku perwakilan sekolah buat lomba catur, tingkat SD se-kota, hampir 8 tahun yang lalu.
Tapi kalah, setelah pertandingan alot juga lama. Sumpah, aku jago!
Dulu tapi. Sekarang liat catur aja males.

Aku juga pernah seneng main bola. Iya aku, yang kamu ajak nobar tapi nolak terus.
Dulu saban sore pulang les pasti main bola. Lawan anak-anak cowok, yang cewek udah pada puber soalnya.
Aku dulu juga punya pemain bola favorit. Christian Vieri, Inter Milan, nomor punggung 32, si Bibir seksi dari Italia. Aih. Tiap ada gambar dia di koran, pasti aku gunting. Terus ditempelin ke binder sama dinding. Kelakuan anak umur 14 tahun emang kadang di luar akal.

Sekarang aku berumur 20 tahun. Single, masih tomboy, permanently inner child. 
What's worse? I have no deep interest in one particular ground. Can you believe it?
  
Oke oke, itu berlebihan. The fact is, aku masih mengutuki diri sendiri yang masih belum bisa apa-apa.
Yang masih menyalahkan kemalasan atas semua kesia-sian yang dimiliki. Ish, pathetic sekali.

Jadi, kalau sudah sadar diri begini, tahu dong apa yang harusnya diperbuat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut