Minggu, 05 Agustus 2012

Kalau tolol emang engga akan kemana

Tadi sore, untuk kesekian kalinya, aku pengen nyemplung ke palung mariana. I mean, litelary. But you know I wouldn't do that, right? So instead of dissapear, i'll tell ya the reason why.


Uhg, ini memalukan.


O whatever, it's not the first time for me, you know, being silly..


Well, okay. Better than I bring it till die.


Aku manggil DOSENKU, mba. Kurang jelas? Aku berterimakasih padanya, dengan menggunakan kata sapaan mba. So how? Apa aku harus beneran nyemplung ke mariana? count for me, would ya?
Well um, she's nice. Very nice if I could tell, but that make me feel more worst. Shame. Shame. Shame.
Never got an A in her class, even I love the subject. Aku bahkan ragu kalau dia ingat namaku. Eh tapi, dia termasuk dosen yang rajin (baca: perhatian) sama mahasiswanya. Dia punya record note plus PHOTO setiap mahasiswanya.
I wanna die. Aaaaakkkkk!!!!!!!


Satu lagi ketololan dalam hariku.
Jadi tolol udah kayak rutinitas buat aku. Ada ajaaa. Dan aku akan berusaha sangat keras untuk melupakannya. So that's why i couldn't tell ya more about my silliness experiences. To shame to remember.

Yet honestly, it's start to bothering me. Sebel sendiri kenapa bisa sebegitunya bego.
I should cure it, right?
please tell me how.... =(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut