Senin, 27 Agustus 2012

Perahu Kertas berlabuh disini


Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

(ost. Perahu Kertas)



Tahu Perahu Kertas? bukan.. bukan perahu kertas yang biasa dilipat-lipat itu. ini Perahu Kertas bikinan Dewi "Dee" Lestari yang jika kamu lipat atau hanyutkan sekalipun takkan pudar mejiknya. iya, mejik.
ajaib karena Dee bisa meramu cerita tentang cinta, persahabatan, mimpi, keluarga, dan realita semua jadi satu dengan takaran yang pas. tapi namanya juga cerita roman, namanya juga film remaja ;)

then finally, it goes filming! Perahu Kertas on the screen!
aku heboh? jelas. karena aku ingin pergi ke bioskop hanya demi sebuah Perahu Kertas.
kuberi tahu ya, aku suka film. tapi bioskop bukan pilihan pertama jika aku ingin menonton film.
kenapa? karena aku gak bisa ke toilet di tengah-tengah pemutaran film. itu satu. dua dan tiga, too crowdy and too loud. layarnya emang oke gila sih, jerawat di pelipis si aktor aja bisa keliatan. tapi ya gimana lagi, bioskop bikin aku gak nyaman ._.
jadi, nanti kalau ada rejeki, mau beli home theatre buat di rumah. haha.

okay, back to the topic.

nah, setelah nunggu lebaran kelar (karena Perahu Kertas berlayar pas lebaran) i went to the cinema. here, i'll give you my opinion =D
setelah ni film premiere, aku baca banyak sekali spoiler. aku baca reviewnya. aku lihat pula teaser and behind the scenenya. jadi betul, di kepalaku sudah terbentuk ekspektasi. 

film dibuka dengan deburan ombak dan instrument. magis. sungguh.
the story goes on, gak jauh beda sama yang di novel. cuma ada beberapa pemanis yang gak ganggu jalannya cerita. malah, kamu bakal nemu satu cameo yang bikin kamu ngakak gak percaya ;)
alurnya pun terasa lambat, sama seperti yang di novel.
berhubung ini filmnya mas Hanung, it's great. really great. 
aku juga suka banget sama angle yang dia ambil and setting yang dia pake.
art departement and costumenya lumayan lah, walau sebenernya gak teralu kerasa perubahan tahun dari mulai 98an sampai 2005.
soundtracts, khas mba Dee sekali =D (yang ini komen sotoy)
pemainnya ni yang bikin ganjel. sorry to say, Zaskia. you still have to learn =))
Kugy alias Maudy Ayunda, she is talented girl. smart and can sing. tapi di Perahu Kertas, dia gak hidup. matanya redup
di novel digambarin kalau Kugy itu imut. Maudy masih sok imut ;p
Keenan alias Adipati Dolken, siapa bilang dia kurang ganteng sebagai Keenan? potong dikit rambut gondrongnya dan kamu akan tergila-gila. as Keenan, he is not bad. matanya bicara waktu dia ngeliatin Kugy. kamu juga bisa lihat beban di mata itu saat ibunya jemput dia di bali. pembawaan Keenan yang anteng, dia udah dapet. dipoles sana-sini, nicholas saputra harus hati-hati x)
Remy alias Reza Rahardian. jadi gini, aku dulu sempet kecewa kenapa yang jadi si Remy si Reza. aku gak terlalu suka dia, no spesifict reason. i just didn't like him when i first saw him. but, pas dia meranin Remy, aku pikir ini satu-satunya tokoh yang benar-benar hidup. Oh, Reza.. can i be your fan now?
Luhde, Noni, Karel, dan Eko. they are more than good. specially Eko alias Fauzan Smith, kocaknya natural. 
dan pada akhirnya, aku tidak sabar menunggu bagian kedua =)


anyway, if Kugy has the kura-kura ninja 


I too, have my Dragon Ball

LOL





ps:
after this, i wanna give in my view about dream. about passion :)
here's the sneak peak :

Come on lets kick the sun

We'll become one, as the temperature rises

I saw the future, don't know how it ends
It might depend, on whether we leave
(Desert Island -Architecture in Helsinki
)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut